Saturday, June 18, 2022

Tutorial Lengkap Proses Membubut Tirus, Ulir Dan Alur

Dalam global bubut ada beberapa jenis proses pembubutan antara lain:Pembubutan tepi (facing)Pembubutan silindris (turning)Pembubutan alur (grooving)Pembubutan tirus (chempering)Pembubutan ulir (threading)

jangkasorong.co.id – Artikel hari ini, saya akan memberikan Tutorial Lengkap tiga jenis proses pembubutan yaitu: Membubut Tirus, Ulir dan Alur.

Langsung saja kita simak bersama, sob!Tutorial Lengkap Proses Membubut Tirus, Ulir & AlurProses Membubut Tirus

Benda kerja berbentuk tirus (taper) dihasilkan dalam proses cabut apabila gerakan pahat membangun sudut tertentu terhadap sumbu benda kerja. Cara membuat benda tirus terdapat beberapa macam:

1. Dengan memiringkan eretan atas dalam sudut tertentu (Gambar 1), gerakan pahat (pemakanan) dilakukan secara manual (memutar handel eretan atas). Pengerjaan dengan cara ini memakan waktu relatif lama, lantaran gerakan pahat balikrelatif lama(ulir eretan atas kisarnya lebih minimenurut pada ulir transportir).Gambar 1 – Proses membubut tirus luar dan tirus dalam dengan memiringkan eretan atas, gerakan penyayatan ditunjukkan oleh anak panah.

2. Dengan indera bantu tirus (taper attachment), pembuatan tirus menggunakan alat ini adalah buat benda yg mempunyai sudut tirus relatif kecil (sudut hingga menggunakan ±9o). Pembuatan tirus lebih cepat karena gerakan pemakanan (feeding) mampu dilakukan otomatis (Gambar 2).Gambar dua – Proses membubut tirus luar menggunakan donasi indera bantu tirus ( Taper attachment).

tiga. Dengan menggeser kepala lepas (tail stock), menggunakan cara ini proses pembubutan tirus dilakukan sama menggunakan proses membubut lurus menggunakan donasi 2 senter. Benda kerja tirus terbentuk lantaran sumbu ketua lepas nir sejajar menggunakan sumbu ketua tetap (Gambar 3). Untuk cara ini sebaiknya hanya buat sudut tirus yg sangat mini, karena apabila sudut tirus akbar bisa Mengganggu senter jalan yang dipasang pada ketua tanggal.Gambar 3 – Bagian ketua tanggal yg sanggup digeser, & pembubutan tirus menggunakan kepala lepas.

Perhitungan pergeseran ketua tanggal pada pembubutan tirus dijelaskan dengan gambar 4 & rumus berikut.Gambar 4 benda kerja tirus & notasi yang dipakai.Rumus Pergeseran kepala tanggal (v)

D = diameter mayor (terbesar); mmd = diameter minor (terkecil); mm l = panjang bagian tirus ; mmL = panjang benda kerja seluruhnya; mm

Penentuan pahat, perhitungan elemen pemesinan, dan penentuan langkah kerja/ proses jalannya pahat buat pembuatan benda kerja tirus analog menggunakan perencanaan proses cabut lurus. Perbedaannya ada pada perhitungan ketika pemesinan buat pembuatan tirus menggunakan cara menggeser sudut eretan atas. Hal ini terjadi lantaran gerakan pahat dilakukan secara manual sehingga rumus ketika pemesinan (tc) tidak bisa digunakan.

Proses Membubut Ulir

Proses pembuatan ulir bisa dilakukan dalam mesin bubut. Pada mesin cabut konvensional (manual) proses pembuatan ulir kurang efisien, karena pengulangan pemotongan harus dikendalikan secara manual, sehingga proses pembubutan lamadan hasilnya kurang presisi. Dengan mesin cabut yg dikendalikan CNC proses pembubutan ulir sebagai sangat efisien & efektif, lantaran sangat memungkin menciptakan ulir dengan kisar (pitch) yg sangat bervariasi dalam ketika relatif cepat & hasilnya presisi. Nama- nama bagian ulir segi tiga bisa dilihat pada (Gambar lima).Gambar lima – Nama- nama bagian ulir.

Ulir segi 3 tadi bisa berupa ulir tunggal atau ulir ganda. Pahat yg digunakan untuk membuat ulir segi tiga ini merupakan pahat ulir yg sudut ujung pahatnya sama menggunakan sudut ulir atau setengah sudut ulir. Untuk ulir metris sudut ulir adalah 60o, sedangkan ulir Whitworth sudut ulir 55o. Identifikasi ulir umumnya ditentukan berdasarkan diameter mayor & kisar ulir.Misalnya:ulir M5x0,8 berarti ulir metris dengan diameter mayor lima mm & kisar (pitch) 0,8 mm.

Selain ulir metris pada mesin bubut mampu jua dibuat ulir Whitworth (sudut ulir 55o). Identifikasi ulir ini ditentukan sang diameter mayor ulir & jumlah ulir tiap inchi.Misalnya:buat ulir Whitworth tiga/8” jumlah ulir tiap inchi adalah 16 (kisarnya 0,0625”). Ulir ini biasanya dipakai buat menciptakan ulir pada pipa mencegah kebocoran fluida

Selain ulir segi tiga, dalam mesin cabut mampu juga dibuat ulir segi empat (Gambar 6). Ulir segi empat ini biasanya digunakan buat ulir daya. Dimensi primer menurut ulir segi empat dalam dasarnya sama menggunakan ulir segi tiga yaitu: diameter mayor, diameter minor, kisar (pitch), & sudut helix. Pahat yang dipakai untuk menciptakan ulir segi empat merupakan pahat yang dibuat (diasah) menyesuaikan bentuk alur ulir segi empat dengan pertimbangan sudut helix ulir. Pahat ini biasanya dibuat menurut HSS atau pahat sisipan dari bahan karbida.Gambar 6 – Ulir segi empat.Pahat Ulir

Pada proses pembuatan ulir menggunakan menggunakan mesin cabut manual pertama-tama yang harus diperhatikan adalah sudut pahat. (Gambar 7) ditunjukkan bentuk pahat ulir metris & alat buat mengecek besarnya sudut tersebut (60o) . Pahat ulir dalam gambar tersebut adalah pahat ulir luar dan pahat ulir pada. Selain pahat terbuat berdasarkan HSS pahat ulir yg berupa sisipan terdapat yang terbuat dari bahan karbida ( Gambar 8).Gambar 7 – Pahat ulir metris buat ulirluar & ulir dalam.Gambar 7 – Proses pembuatan ulir luar menggunakan pahat sisipan.

Setelah pahat dipilih, kemudian dilakukan setting posisi pahat terhadap benda kerja. Setting ini dilakukan terutama buat mengecek posisi ujung pahat bubut terhadap sumbu mesin bubut/ sumbu benda kerja. Setelah itu dicek posisi pahat terhadap bagian atas benda kerja , supaya diperoleh sudut ulir yg simetris terhadap sumbu yg tegak lurus terhadap sumbu benda kerja (Gambar 9).Gambar 9 – Setting pahat cabut buat proses pembuatan ulir luar.

Parameter pemesinan buat proses cabut ulir berbeda menggunakan cabut homogen. Hal tersebut terjadi karena pada proses pembuatan ulir gerak makan (f) adalah kisar (pitch) ulir tadi, sehingga putaran spindel nir terlalu tinggi (secara kasar kurang lebih 1/2 berdasarkan putaran spindel buat proses bubut homogen). Perbandingan harga kecepatan potong buat proses bubut rata (Straight turning) dan proses cabut ulir (threading) dapat ditinjau dalam (Tabel 1).Tabel 1 – Kecepatan potong proses cabut homogen dan proses cabut ulir buat pahat HSSLangkah Penyayatan Ulir

Supaya dihasilkan ulir yang halus permukaannya perlu dihindari kedalaman pangkas yang relatif akbar. Walaupun kedalaman ulir mini(misalnya buat ulir M10x1,5 , dalamnya ulir 0,934 mm) proses penyayatan nir dilakukan sekali pangkas, umumnya dilakukan penyayatan antara 5 sampai 10 kali penyayatan ditambah kurang lebih 3 kali penyayatan kosong (penyayatan pada diameter terdalam). Hal tersebut lantaran pahat ulir melakukan penyayatan berbentuk V. Agar diperoleh hasil yang presisi dengan proses yang tidak membahayakan operator mesin, maka sebaiknya pahat hanya menyayat pada satu sisi saja (sisi potong pahat sebelah kiri buat ulir kanan, atau sisi pangkas pahat sebelah kanan buat ulir kiri) . Proses tadi dilakukan dengan cara memiringkan eretan atas dengan sudut 29o (Gambar 10) buat ulir metris. Sedang buat ulir Acme dan ulir cacing menggunakan sudut 29o, eretan atas dimiringkan 14,lima o.Gambar 10 – Eretan atas diatur menyudut terhadap sumbu tegak lurus benda kerja dan arah pemakanan pahat cabut.

Proses penambahan kedalaman potong (dept of cut) dilakukan oleh eretan atas .

No comments:

Post a Comment

Jasa Cabut Injection Mould Cabut - Bengkel Cabut Mesin Cabut Cnc Cabut Jasa Bubut Jasa Cnc - Jasa & Bengkel Bubut Cnc

Jasa Bubut CNC Bengkel Bubut CNC Jatijajar, melayani Jasa Bubut CNC Learn MoreInformasi Lebih Lanjut Informasi Lebih Lanjut mengenai Jasa...