Wednesday, June 29, 2022

Membuat Ulir Menggunakan Mesin Bubut

Proses  pembuatan  ulir  mampu  dilakukan  pada  mesin  cabut.  Pada  mesin  cabut konvensional  (manual)  proses  pembuatan  ulir  kurang  efisien,  karena  pengulangan mutilasi harus dikendalikan secara manual, sebagai akibatnya proses pembubutan lamadan hasilnya  kurang  presisi.  Dengan  mesin  bubut  yang  dikendalikan  CNC  proses pembubutan ulir sebagai sangat efisien & efektif, lantaran sangat memungkin membuat ulir dengan kisar (pitch) yg sangat bevariasi pada saat relatif cepat dan hasilnya presisi. Nama- nama bagian ulir segi 3 bisa dilihat padaGambar 5.

Ulir segi 3 tersebut sanggup  berupa ulir tunggal atau ulir ganda. Pahat yang digunakan buat  menciptakan  ulir  segi  tiga  ini  merupakan  pahat  ulir  yg  sudut  ujung  pahatnya  sama menggunakan  sudut  ulir  atau  setengah  sudut  ulir.  Untuk  ulir  metris  sudut  ulir  merupakan  60o, sedangkan  ulir  Whitwoth  sudut  ulir  55o. Identifikasi  ulir  umumnya  ditentukan dari  diameter  mayor  dan  kisar  ulir.  Misalnya  ulir  M5x0,8  berarti  ulir  metris menggunakan diameter mayor lima mm & kisar (pitch) 0,8 mm.

Gambar 1. Nama – nama bagian ulir

Selain ulir metris pada mesin cabut bisa jua dibentuk ulir  Whitworth  (sudut ulir 55o). Identifikasi ulir ini ditentukan sang diamater mayor ulir dan jumlah ulir tiap inchi .Misalnya buat ulir Whitwoth tiga/8” jumlah ulir tiap inchi merupakan 16 (kisarnya 0,0625”). Ulir ini biasanya dipakai buat membuat ulir dalam pipa mencegah kebocoran fluida).

Selain ulir segi 3, pada mesin cabut sanggup pula dibuat ulir segi empat (Gambar dua). Ulir segi empat ini umumnya dipakai buat ulir daya. Dimensi primer berdasarkan ulir  segi empat dalam dasarnya sama dengan ulir segi 3 yaitu : diameter mayor, diameter minor, kisar  (pitch),  dan  sudut  helix.  Pahat  yang  digunakan  buat  membuat  ulir  segi  empat adalah pahat yg dibuat (diasah) menyesuaikan bentuk alur ulir segi empat dengan pertimbangan sudut helix ulir. Pahat ini umumnya dibentuk berdasarkan HSS atau pahat sisipan dari bahan karbida.

Gambar dua. Ulir segi empatPahat ulir

         Pada proses pembuatan ulir dengan menggunakan mesin cabut manual  pertamatama  yg wajibdiperhatikan merupakan sudut pahat. Gambar  3  ditunjukkan bentuk pahat ulir  metris  dan  indera  buat  mengecek  besarnya  sudut  tadi  (60o).  Pahat  ulir  pada gambar tersebut adalah pahat ulir luar dan pahat ulir dalam. Selain pahat terbuat berdasarkan HSS pahat ulir yang berupa sisipan ada yg terbuat menurut bahan karbida ( Gambar 4).

Gambar 3. Pahat ulir metris buat ulir luar & ulir pada.

Gambar 4. Proses pembuatan ulir luar menggunakan pahat sisipan.

Setelah  pahat  dipilih,  kemudian  dilakukan  setting  posisi  pahat  terhadap  benda kerja. Setting ini dilakukan terutama buat mengecek posisi ujung pahat bubut terhadap sumbu  mesin  bubut/  sumbu  benda  kerja.  Setelah  itu  dicek   posisi  pahat  terhadap bagian atas benda kerja , agar diperoleh sudut ulir yg simetris terhadap sumbu yang tegak lurus terhadap sumbu benda kerja (Gambar 5).

Gambar lima. Setting pahat bubut buat proses pembuatan ulir luar

Parameter  pemesinan  buat  proses  bubut  ulir  tidak sinkron  dengan  bubut  homogen.  Hal tadi terjadi karena dalam proses pembuatan ulir gerak makan (f) adalah kisar (pitch) ulir tadi, sebagai akibatnya putaran spindel tidak terlalu tinggi (secara kasar sekitar setengah dari  putaran  spindel  buat  proses  cabut  homogen). Perbandingan  harga  kecepatan  pangkas buat proses bubut rata (Stright turning) & proses bubut ulit (threading) dapat ditinjau dalam Tabel 1.

Tabel 1. Kecepatan pangkas proses bubut rata & proses bubut ulir buat pahat HSS

Langkah penyayatan ulir

Supaya  dihasilkan  ulir  yg  halus  permukaannya  perlu  dihindari  kedalaman potong  yang  relatif  besar .  Walaupun  kedalaman  ulir   mini  (misalnya  buat  ulir M10x1,lima , dalamnya ulir 0,934 mm) proses penyayatan tidak dilakukan sekali pangkas, umumnya dilakukan penyayatan antara lima hingga 10 kali penyayatan ditambah sekitar tiga kali penyayatan kosong (penyayatan dalam diameter terdalam). Hal tadi lantaran pahat ulir  melakukan  penyayatan  berbentuk  V.   Agar  diperoleh  output  yg  presisi  menggunakan proses  yang  nir  membahayakan  operator  mesin,  maka  usahakan  pahat  hanya menyayat dalam satu sisi saja (sisi potong pahat sebelah kiri buat ulir kanan, atau sisi pangkas  pahat  sebelah  kanan  buat  ulir  kiri). Proses  tadi  dilakukan  dengan  cara memiringkan eretan atas menggunakan sudut 29o. (Gambar 6) buat ulir metris. Sedang untuk ulir Acme & ulir cacing menggunakan sudut 29o, eretan atas dimiringkan 14,5o.

Gambar 6. Eretan atas diatur menyudut terhadap sumbu tegak lurus benda kerja & arah pemakanan pahat bubut

Proses penambahan kedalaman potong (dept of cut) dilakukan oleh eretan atas .

Proses cabut ulir dilakukan menggunakan cara :Memajukan pahat dalam diameter luar ulir.Setting berukuran pada eretan atas sebagai 0 mm.Tarik  pahat  ke  luar  benda  kerja,  sehingga  pahat  pada  luar  benda  kerja menggunakan  jarak bebas lebih kurang 10 mm.Atur handel kisar berdasarkan tabel kisar yang terdapat di mesin bubut, geser handel gerakan eretan bawah buat pembuatan ulir.Masukkan pahat dengan kedalaman pangkas lebih kurang 0,1 mm.Jalankan mesin hingga panjang  ulir yg dibuat masih ada ukiran pahat, lalu hentikan mesin dan tarik pahat keluar.Periksa kisar ulir yg dibuat (Gambar 7) dengan memakai kaliber ulir (screw pitch  gage).  Jika  sudah  sesuai  maka proses  pembuatan  ulir dilanjutkan.  Kalau kisar belum sinkron periksa posisi handel pilihan kisar pada mesin cabut.

Gambar  7. Pengecekan kisar ulir menggunakan kaliber ulirGerakkan  pahat  mundur  menggunakan  cara  memutar  spindel  arah  kebalikan, hentikan setelah  posisi  pahat  di  depan  benda  kerja  (Gerakan  seperti gerakan  pahat  untuk membuat poros lurus).Majukan pahat untuk kedalaman pangkas berikutnya menggunakan memajukan eretan atas.Langkah dilanjutkan seperti no 7) hingga kedalam ulir maksimaltercapai.Pada kedalaman ulir aporisma proses penyayatan perlu dilakukan berulang-ulang supaya beram yg tersisa terpotong semuanya.Setelah  selesai  proses  pembuatan  ulir,  hasil  yg  diperoleh  dicek  ukuranya (Diameter mayor, kisar, diameter minor, sudut).

No comments:

Post a Comment

Jasa Cabut Injection Mould Cabut - Bengkel Cabut Mesin Cabut Cnc Cabut Jasa Bubut Jasa Cnc - Jasa & Bengkel Bubut Cnc

Jasa Bubut CNC Bengkel Bubut CNC Jatijajar, melayani Jasa Bubut CNC Learn MoreInformasi Lebih Lanjut Informasi Lebih Lanjut mengenai Jasa...